Hampir dua bulan lamanya anak-anak belajar
dari rumah. Tentunya, berbagai perbedaan karena situasi pandemi Covid-19 ini
juga berpengaruh pada setiap kegiatan anak.
Sebagai orang tua, tak
jarang momy ingin anak memanfaatkan waktu dengan tetap belajar secara optimal
saat dirumahaja.
Sayangnya, seringkali momy salah lantaran terlalu mengatur mereka. Misalnya,
belajar harus di meja belajar dan sebagainya.
Padahal,
psikolog anak sekaligus salah satu pendiri Rumah Konsultasi Tiga Generasi,
Saskhya Aulia Prima, mengatakan hal tersebut sangat mempengaruhi kemampuan anak
dalam menyerap informasi dan berkreasi di rumah.
“Rasa
terkekang membuat anak menjadi stres. Akibatnya, anak justru malas dan hasilnya
tidak ada pelajaran yang masuk,” katanya dalam Media Briefing bersama
Cerebrofort.
Untuk itu, Saskhya pun mengimbau agar setiap orang tua memberikan kebebasan
bagi anak dalam menjalankan aktivitas belajar selama di rumah. Meski begitu,
pengawasan pun tetap harus dilakukan.
“Misalnya, anak ingin belajar di teras rumah atau di ruang
tamu, diperbolehkan saja. Tapi harus tetap dalam pengawasan, seperti anak
perempuan rambutnya dikuncir agar tidak menutupi pencahayaan dan merusak mata,”
ujarnya.
Anak-anak juga diperbolehkan untuk menuangkan kreativitas
dalam berbagai kegiatan di rumah. Misalnya, membuat eksperimen dari bahan-bahan
yang tersedia di kamar. Ini bisa meningkatkan kecerdasan otak dan kemampuan
dalam menganalisa.
“Tapi jangan lupa untuk
tetap menerapkan tanggung jawab kepada anak agar
ia membersihkan dan membereskan semua peralatan yang sudah digunakan. Jadi
bebas, tapi tetap dalam pemantauan orang tua,” tuturnya.
Nutrisi tambahan yang diformulasi khusus untuk Ibu hamil dan Ibu menyusui. Sudah mendapatkan banyak testimoni baik karena sangat terbukti membantu meningkatkan produksi ASI dan menjadi Booster ASI alami
Tidak ada komentar:
Posting Komentar